Pendidikan Vokasi, Profesi & Akademik
SINOPSIS
Bab I berfungsi sebagai fondasi konseptual buku. Bab ini menguraikan perbedaan jenis pendidikan di Indonesia umum, akademik, vokasi, profesi, dan kejuruan berdasarkan kerangka yuridis nasional (UU Sisdiknas dan UU Pendidikan Tinggi). Pembahasan asal-usul istilah vokasi dari perspektif historis dan sosiologis memperkaya pemahaman bahwa vokasi bukan sekadar “pendidikan praktik”, melainkan pendidikan berbasis panggilan kerja yang berevolusi seiring perkembangan kapitalisme dan industri.
Bab II menampilkan narasi historis yang kaya dan detail, khususnya peran strategis kerja sama internasional (Swiss, Australia, Jepang, Selandia Baru) dalam merintis pendidikan politeknik di Indonesia. Penulis menunjukkan bahwa pendidikan vokasi Indonesia sejak awal dibangun dengan pendekatan production-based education dan teaching factory, bukan sekadar adaptasi dari pendidikan akademik.
Bab III menggeser fokus dari sejarah ke desain kurikulum. Penulis menjelaskan konsep kurikulum secara komprehensif, lalu membandingkan berbagai model kurikulum (lego, spiral, piramida). Studi kasus pendidikan vokasi Australia (TAFE dan training package) menjadi contoh konkret bagaimana kurikulum vokasi dirancang modular, berjenjang, dan berbasis kompetensi
Bab IV merupakan inti akademik buku. mengulas konsep kompetensi dari berbagai perspektif pendidikan, manajemen, psikologi, dan kebijakan publik serta membedakan secara tajam antara competency dan competence. Integrasi teori internasional (Bowden, Hoffmann, O*NET) dengan konteks regulasi Indonesia memperlihatkan kedalaman analisis
Bab V berfokus pada pendefinisian dan penegasan identitas pendidikan vokasi, dengan menggunakan International Standard Classification of Education (ISCED) 2011 sebagai kerangka rujukan utama. Penulis menjelaskan bahwa ISCED tidak sekadar mengelompokkan pendidikan berdasarkan institusi, melainkan berdasarkan tujuan pembelajaran, hasil belajar, dan karakteristik program. Dalam kerangka ini, pendidikan vokasi ditempatkan sebagai jalur yang sah, setara secara kualifikasi, namun berbeda secara orientasi (misi) dibanding pendidikan akademik
Bab VI membahas transformasi kelembagaan pendidikan vokasi dengan menyoroti perkembangan sekolah teknik (HTL) di Swiss dan Eropa yang kemudian bertransformasi menjadi University of Applied Sciences (UAS) dalam kerangka Bologna Process. Penulis menunjukkan bahwa perubahan ini bukanlah akademisasi vokasi, melainkan penguatan pendidikan terapan melalui integrasi pendidikan, praktik industri, dan riset aplikatif. Bahwa UAS tidak identik dengan pendidikan vokasi murni, tetapi merupakan bentuk pendidikan tinggi terapan yang menjembatani dunia vokasi, profesi, dan akademik. Dalam konteks Indonesia, bab ini menjadi refleksi kritis terhadap posisi politeknik dan wacana pengembangan Universitas Sain Terapan, agar tidak terjebak pada penyeragaman dengan universitas akademik
Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis dan Aplikatif bagi Guru
SINOPSIS
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan buku panduan komprehensif yang dirancang untuk membantu mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan memahami serta melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas secara sistematis, ilmiah, dan aplikatif. Buku ini menguraikan seluruh tahapan PTK mulai dari identifikasi masalah pembelajaran, analisis akar masalah, penyusunan kajian teori, perencanaan tindakan, pengumpulan dan analisis data, hingga penulisan laporan dan publikasi ilmiah. Dengan pendekatan yang kontekstual terhadap realitas pembelajaran di Sekolah Dasar, buku ini membimbing pembaca untuk menjadi guru yang reflektif, inovatif, dan berbasis data dalam mengambil keputusan pembelajaran. Berbagai contoh instrumen, tabel, lembar observasi, teknik analisis data, serta panduan evaluasi mandiri disajikan secara praktis sehingga mudah diterapkan di lapangan.
Keunggulan buku ini terletak pada integrasi metode penelitian klasik dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI), seperti pemanfaatan ChatGPT, Gemini, Elicit, Research Rabbit, Mendeley, dan Zotero untuk mendukung proses penelitian yang lebih efektif dan efisien. Dengan bahasa yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa pendidikan, guru, peserta PPG, serta pendidik yang ingin meningkatkan profesionalisme melalui budaya meneliti dan perbaikan pembelajaran berkelanjutan. Buku ini tidak hanya mengajarkan cara melakukan PTK, tetapi juga membentuk guru sebagai peneliti yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Desa
SINOPSIS
Buku ini membahas tentang Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Desa, dimana dalam UU tentang Desa menyatakan bahwa pembangunan Desa dilaksanakan sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Desa dan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan seluruh masyarakat Desa dengan semangat gotong royong serta memanfaatkan kearifan lokal dan sumber daya alam Desa. Pembangunan lokal berskala Desa dilaksanakan sendiri oleh Desa, sedangkan pelaksanaan program sektoral yang masuk ke Desa diinformasikan kepada Pemerintah Desa untuk diintegrasikan dengan Pembangunan Desa. Selanjutnya, mengenai pelaksanaan pembangunan desa bahwa pembangunan desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Desa.
Pengawasan dan pemantauan penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan pembangunan Desa yang dilakukan secara partisipatif oleh masyarakat Desa, dimana Masyarakat Desa berhak melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Pembangunan Desa yang menjadi dasar pembahasan dalam musyawarah Desa. Pemantauan pembangunan Desa oleh masyarakat Desa dilakukan pada tahapan perencanaan pembangunan Desa yang dilakukan dengan cara menilai penyusunan RPJM Desa dan RKP Desa, dan pelaksanaan pembangunan Desa yang dilakukan dengan cara menilai antara lain pengadaan barang dan/atau jasa, pengadaan bahan/material, pengadaan tenaga kerja, pengelolaan administrasi keuangan, pengiriman bahan/material, pembayaran upah, dan kualitas hasil kegiatan pembangunan Desa. Hasil pemantauan pembangunan Desa dituangkan dalam format hasil pemantauan pembangunan Desa.
Revolusi mental yang diusung Presiden Jokowi merupakan transformasi kultural yang berarti “berpikir benar dan bertindak benar”. Revolusi mental ini adalah perang terhadap keburukan-keburukan yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia seperti korupsi, pungli, diskriminasi, pelecehan seksual terstruktur, serta tindak amuk massa. Jika revolusi mental dibumikan ke ranah pemberdayaan desa maka ada sejumlah mental baru yang perlu segera ditumbuhkembangkan yaitu Tradisi Berdesa, Perubahan Mental Kepemimpinan dan. Gerakan warga aktif serta swadaya politik rakyat.
Adapun bahasan materi dalam buku ini terdiri dari 8 (delapan) Bagian yaitu Bagian 1 membahas tentang Administrasi dan Informasi Desa. Bagian 2 membahas tentang pemahaman pembangunan desa. Bagian 3 membahas tentang program dan kegiatan pembangunan desa. Bagian 4 membahas tentang pelaksanaan kegiatan pembangunan desa. Bagian 5 membahas tentang pengawasan pembangunan desa. Bagian 6 membahas tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa. Bagian 7 membahas tentang Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Bagian 8 membahas tentang revolusi mental pemerintahan desa.
Mari Berdesa… Desa Maju… Negara Maju…
Membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke
Dari Miangas sampai Pulau Rote
Mari Cinta dan Dukung Kemajuan Indonesia
Tuhan Memberkati Kita Semua,
Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Holistik Pembentukan Pribadi dalam Ekosistem Pendidikan
SINOPSIS
Strategi Holistik Pembentukan Pribadi dalam
Ekosistem Pendidikan mengajak pendidik, pemimpin
sekolah, dan praktisi pendidikan untuk melihat
pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia
bukan sekadar peningkatan keterampilan teknis,
tetapi sebagai proses membangun manusia utuh
yang tangguh, etis, empatik, dan kolaboratif.
Mengintegrasikan empat pilar utama—Asset Based
Thinking, Kepemimpinan Melayani, nilai lokal Silih
Asih–Asah–Asuh, serta Kepribadian dan Komunikasi
Interpersonal—buku ini menghadirkan model praktis
dan kontekstual untuk membentuk pribadi
profesional yang mampu menjawab tantangan
pendidikan abad ke-21 dengan kekuatan potensi,
nilai budaya, dan hubungan sosial yang sehat.
Perencanaan Pembangunan Daerah
SINOPSIS
Pembahasan materi dalam buku ini terdiri dari 9 (sembilan) Bab yaitu Bab I membahas tentang Pemahaman Konsep Perencanaan, Pembangunan, dan Pemerintahan Daerah yang berisikan materi mengenai Konsep Perencanaan, Konsep Pembangunan, Konsep Perencanaan Pembangunan, dan Konsep Pemerintahan Daerah. Bab II membahas tentang Pemahaman Perencanaan Pembangunan Daerah, yang berisikan materi mengenai Dasar Hukum Perencanaan Pembangunan Daerah, Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Analisis Masalah Pembangunan Daerah, Model Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Indikator Pembangunan Daerah. Bab III membahas tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi mengenai Tata Cara Penyusunan Dokumen RPJPD, Tata Cara Penyusunan Dokumen RPJMD, Tata Cara Penyusunan Dokumen RKPD, Tata Cara Penyusunan Dokumen Renstra Perangkat Daerah, dan Tata Cara Penyusunan Dokumen Renja Perangkat Daerah.
Bab IV membahas tentang Perubahan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi Tata Cara Perubahan Dokumen RPJPD dan RPJMD, Tata Cara Perubahan Dokumen RKPD, Tata Cara Perubahan Dokumen Renstra Perangkat Daerah, dan Tata Cara Perubahan Dokumen Renja Perangkat Daerah. Bab V membahas tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi Konsep Partisipasi Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan. Bab VI membahas tentang Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi mengenai Sinkronisasi Perumusan Kebijakan Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah, Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Perencanaan Pembangunan Desa, Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), dan Integrasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
Bab VII membahas tentang Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi Pengendalian dan evaluasi terhadap perumusan kebijakan perencanaan pembangunan Daerah, Pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan Daerah, Evaluasi terhadap hasil rencana pembangunan Daerah, Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, dan Pembinaan dan Pengawasan Perencanaan Pembangunan Daerah. Bab VIII membahas tentang Efektivitas dan Implementasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi mengenai Efektivitas Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Implementasi Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis e-Planning. Bab IX membahas tentang Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah yang berisikan materi mengenai Konsep Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan Perencanaan Pembangunan Daerah Berkelanjutan.
Permainan Sepakbola dengan Pendekatan Teaching Games for Understanding (Tgfu)
SINOPSIS
Buku Permainan Sepak Bola dengan Pendekatan TGfU disusun sebagai panduan pembelajaran pendidikan jasmani yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan pemahaman taktis siswa. Melalui penerapan pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU), proses pembelajaran sepak bola tidak hanya menekankan pada penguasaan teknik dasar, tetapi juga pada pemahaman terhadap taktik, strategi permainan, serta kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan dalam konteks permainan yang sesungguhnya.
Secara substansial, buku ini membahas berbagai aspek penting dalam pembelajaran sepak bola, meliputi pengertian dan komponen dasar permainan, filosofi permainan proaktif ala Indonesia, model pembelajaran berbasis formasi 1-4-3-3, prinsip-prinsip menyerang dan bertahan, serta contoh-contoh sesi latihan yang sistematis dan aplikatif sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Buku ini dirancang untuk menjadi sumber belajar dan acuan praktis bagi guru PJOK, pelatih, maupun siswa dalam mengembangkan keterampilan teknis, kemampuan taktis, serta sikap sportif, kolaboratif, dan reflektif dalam bermain sepak bola. Dengan penyajian materi yang terstruktur, komunikatif, dan disertai ilustrasi pendukung, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi utama dalam pelaksanaan pembelajaran sepak bola yang bermakna dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik
Teknik Budidaya dan Pengolahan Kentang Pendekatan Agribisnis Terpadu
SINOPSIS
Buku ini disusun sebagai bentuk kontribusi dalam mengembangkan pengetahuan dan praktik di bidang pertanian, khususnya komoditas kentang, yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Dalam buku ini, penulis memaparkan berbagai aspek penting mulai dari teknik budidaya yang tepat, pengendalian hama dan penyakit, pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah, hingga strategi pemasaran dan pengembangan usaha agribisnis kentang. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menjadi referensi praktis maupun teoritis bagi mahasiswa, petani, penyuluh pertanian, pelaku usaha, dan pihak-pihak lain yang berkecimpung dalam sektor pertanian.
Semoga buku ini bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi dalam pengembangan agribisnis kentang di Indonesia
Teknik Budidaya dan Pengolahan Kentang Pendekatan Agribisnis Terpadu
SINOPSIS
Buku ini disusun sebagai bentuk kontribusi dalam mengembangkan pengetahuan dan praktik di bidang pertanian, khususnya komoditas kentang, yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Dalam buku ini, penulis memaparkan berbagai aspek penting mulai dari teknik budidaya yang tepat, pengendalian hama dan penyakit, pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah, hingga strategi pemasaran dan pengembangan usaha agribisnis kentang. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menjadi referensi praktis maupun teoritis bagi mahasiswa, petani, penyuluh pertanian, pelaku usaha, dan pihak-pihak lain yang berkecimpung dalam sektor pertanian.
Semoga buku ini bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi dalam pengembangan agribisnis kentang di Indonesia
Teori Dan Praktek Pembiayaan Pendidikan Di Perguruan Tinggi (PT)
SINOPSIS
Materi manajemen pembiayaan pendidikan merupakan salah satu bidang kajian kebijakan keuangan (policy of finance) . Kebijakan keuangan adalah keputusan yang dibuat oleh pemerintah dalam menentukan sumber daya keuangan yang diperoleh dan cara mengalokasikannya. Adanya perbedaan kebijakan dalam mengalokasikan besarnya biaya pendidikan sangat dipengaruhi oleh komitmen dan kemampuan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Hal itu berangkat dari asumsi bahwa manajemen pembiayaan pendidikan merupakan salah satu faktor kunci (critical success factor) untuk mencapai keberhasilan mutu kinerja pendidikan.
Buku ini membahas tentang prinsip-prinsip manajemen pembiayaan pendidikan dan konsep model Activity Based Costing (ABC) dalam pembelajaran (learning) yang selanjutnya dikenal dengan istilah Activity Based Costing Model (LABC). Model LABC ini merupakan konsep yang ingin dijadikan model dalam kebijakan alokasi dana pendidikan berbasis pada karakteristik bidang studi. Model LABC ini juga merupakan suatu metode dalam merancang kebutuhan biaya yang sangat akurat sesuai dengan aktivitas, proses, dan produk barang atas jasa yang diinginkan
Titik Temu dalam Tradisi Ilmiah Islam Kontemporer
SINOPSIS
Corak kajian Islam di dunia terbelah ke dalam tradisi ilmiah Timur Tengah dan Barat, antara perspektif insider dan outsider. Kedua corak ini hingga sekarang dianggap kontradiksi/tidak saling ketemu, padahal sama-sama kajian Islam. Meski tradisi ilmiah studi Islam di Barat sudah mengalami evolusi, namun masih saja orientasinya berbeda dengan studi Islam di Timur Tengah. Buku ini mengungkapkan dan membuktikan adanya corak baru kajian Islam sebagai titik temu dari tradisi ilmiah Timur Tengah dan Barat. Titik temu ini melahirkan kebaruan yang selanjutnya dikatakan sebagai sintesis antara tradisi ilmiah model Timur Tengah dan Barat. Tujuan buku ini ingin mengungkapkan corak ilmiah studi Islam di dunia era sekarang. Untuk mencapai tujuan ini penulis melakukan perbandingan tentang corak studi Islam di tiga universitas besar di dunia yaitu Universitas al-Azhar, Kairo Mesir, Universitas McGill, Kanada Amerika Utara, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta Indonesia.
Buku ini ingin menegaskan tentang temuan yang menarik terkait dengan corak studi Islam yang berkembang selama ini baik di Timur Tengah maupun di Barat. Buku ini menemukan adanya corak baru studi Islam di antara dua corak sebelumnya, khususnya yang ditemukan di UIN Jakarta merupakan “sintesis akademik”. Sintesis ini basisnya adalah integrasi pada aspek kurikulum dan aspek area studi Islam yang holistik, epistemologi kolaboratif dan pendekatan multi-interdisiplin. Asas terbentuknya sintesis karena ada dialektika sejarah yang berkesinambungan, faktor genealogis dan dialektika akademik. Ini menunjukkan bahwa corak sintesis akademik studi Islam sebagai corak ketiga perpaduan dari tradisi akademik Timur Tengah dan Barat, antara perspektif insider dan outsider, dengan kata lain sebagai tradisi ilmiah intersubjektif atau intersider. Tradisi akademik ini dalam perspektif pendidikan postformal dapat mendorong terwujudnya kesadaran dan budaya integral. Kehadiran buku ini dapat berimplikasi pada pengembangan kajian Islam dan pendidikan tinggi Islam futuristik.